<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9086">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Gaya Komunikasi @UCHIET melalui Instagram dalam Upaya Membangun Woman Empowerment dan Self-Acceptance Sejak 2023</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Henyn Evelin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stereotip dan anggapan negatif mengenai perempuan telah hadir sejak dulu hingga sekarang. Perkembangan zaman, menghadirkan banyak media sosial, salah satu diantaranya yaitu Instagram yang dimanfaatkan untuk berbagi informasi, berbisnis, dan menjadi wadah bagi influencer untuk menyebarkan konten-konten yang memiliki kemampuan dalam mempengaruhi audiensnya dengan gaya komunikasi yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi mid- tier infuencer seperti Ucita Pohan dalam upaya membangun woman empowerment dan self-acceptance melalui konten-konten yang disebar di Instagram-nya sejak 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data primer melalui wawancara langsung dan wawancara online serta dari sumber sekunder kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ucita Pohan mengalami tiga proses dalam teori atribusi menurut Fritz Heider yang mendasari tindakannya dalam menyebarkan pesan dan menjadi faktor pendukung pada gaya komunikasi yang dimilikinya saat ini serta menggunakan delapan dari sepuluh gaya komunikasi menurut Robert W. Norton yaitu impression leaving; open; dominant; precise; relaxed; friendly; attentive; dan animated expressive. Ucita Pohan mampu mengupayakan untuk membangun pesan-pesan melalui gaya komunikasi yang beragam serta konsisten dalam menyebarkan konten mengenai woman empowerment dan self-acceptance sejak 2023 sehingga menjadi sumber informasi yang terpercaya bagi para pengikutnya untuk mencari informasi mengenai isu tersebut. Gaya komunikasi yang ditampilkan oleh Ucita Pohan sebagai influencer di Instagram adalah individu yang dapat membuat sebuah konten berkualitas dan unik sesuai dengan pengalaman dan karakter yang dimilikinya yaitu pribadi yang ceria, humble, dan tulus sehingga dapat membuat konten yang relate dengan audiensnya.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Influencer, Instagram, Ucita Pohan, Woman Empowerment, Self-Acceptance</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Latifa Ramonita</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2024</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fakultas Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Henyn Evelin</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.137.24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102466SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.137.24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>rnyretheth.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9086</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-14 08:46:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-14 08:58:59</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>